Cara Memilih Telur Ayam Kampung Untuk Ditetaskan

Persyaratan utama sebelum ingin menetaskan telur ayam untuk dijadikan sebagai bibit dalam usaha ternak ayam kampung, yaitu dengan memilih telur yang memiliki kualitas baik untuk ditetaskan. Tujuannya agar telur-telur yang ditetaskan nantinya akan bisa menetas semua serta mendapatkan kualitas bibit yang unggul. Walaupun memang semua telur terlihat sama, namun tidak semua telur dapat ditetaskan. Untuk itu, kita perlu mengetahui Cara Memilih Telur Ayam Kampung Untuk Ditetaskan.

Baca Juga : Menetaskan Telur Ayam Menggunakan Mesin Penetas

Ada 8 Cara Memilih Telur Ayam Kampung Untuk Ditetaskan

Cara Memilih Telur Ayam Kampung Untuk Ditetaskan

Telur yang baik memiliki andil yang sangat besar dalam keberhasilan proses penetasan, dan berikut ini adalah ciri-ciri telur yang bagus untuk ditetaskan.

1. Cangkang Telur Tidak Retak

Telur yang berkualitas baik adalah cangkang atau kulitnya tidak mengalami retak. Karena jika cangkangnya retak sedikit saja, maka proses penetasan akan dipastikan tidak berhasil.

Kemungkinan gagalnya proses penetasan terjadi karena bakteri masuk melalui cangkang yang retak yang akan mengkontaminasi telur. Sehingga telur tidak berhasil menetas menjadi anak ayam.

2. Kulit Telur Bersih Dari Kotoran

Telur yang ingin ditetaskan harus bersih atau terbebas dari kotoran yang mengandung bakteri. Karena bakteri-bakteri tersebut dapat mengganggu proses perkembangan embrio, dan mengakibatkan telur gagal menetas.

Untuk masalah yang satu ini bisa diatasi dengan membersihkan kulit telur menggunakan air hangat, kemudian dikeringkan dengan kain lap.

3. Ukuran Telur Standar

Ciri-ciri telur yang baik juga dapat dilihat dari bentuk dan ukurannya. Telur yang baik memiliki bentuk yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, atau memiliki ukuran yang rata-rata hampir sama, dengan bentuk yang normal (bulat lonjong).

Selain memiliki ukuran yang standar, bobot telur juga bisa anda jadikan patokan, yaitu berat untuk telur ayam kampung yang baik yaitu 40 gram/butir.

4. Memilih Warna Cangkang Telur Yang Gelap

Warna cangkang telur yang baik untuk ditetaskan adalah yang cenderung berwarna gelap. Karena biasanya kulit telur yang berwarna gelap lebih cepat menetas jika dibandingkan dengan telur yang berwarna terang.

5. Telur Tidak Bau Busuk

Telur yang memiliki aroma tidak sedap sebaiknya jangan ditetaskan. Karena dapat dipastikan telur tidak akan menetas, biasanya telur tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri karena terlalu lama disimpan dalam suhu yang tidak sesuai.

6.  Perhatikan Umur Telur

Seperti yang sudah disebutkan diatas, salah satu faktor yang menyebabkan telur tidak menetas yaitu penyimpanan telur yang terlalu lama.

Jadi jika anda ingin menetaskan telur ayam sebaiknya jangan menyimpan telur terlalu lama, sebab kualitas telur semakin lama semakin menurun.

7. Perhatikan Asal Induk

Telur yang berkualitas, pada umumnya berasal dari indukan yang unggul. Oleh karena itu usahakan telur yang akan anda tetaskan berasal dari indukan yang sehat, terbebas dari penyakit, serta induk sudah berumur.

Umur indukan ayam kampung yang ideal untuk bertelur harus sudah lebih dari 1,5 tahun. Selain itu perbandingan untuk induk jantan dan betina yaitu 1:4, satu ekor induk jantan untuk 4 ekor induk betina agar telur dibuahi secara sempurna.

8. Test Terawang

Untuk mendapatkan kualitas telur yang baik untuk ditetaskan selain dapat dilihat dari ciri fisiknya, bisa juga dilihat dengan diterawang yang menandakan tanda-tandanya seperti:

  • Rongga udara pada bagian yang tumpul dan tidak berpindah tempat saat diputar
  • Terlihat ada bibit embrio atau titik kecil pada kuning telur

Agen 12sabung ayam menawarkan permainan taruhan Sabung Ayam Online yang dapat anda mainkan melalui smartphone dan juga komputer. Ayo gabung bersama kami di 12onlinegaming.

promo sabung ayam online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *