Kenali Penyakit Mareks Disease Pada Ayam

Bagi anda para bobotoh ayam petelur maupun ayam aduan, tentu anda akan menghadapi berbagai rintangan saat memelihara ternak unggas, contohnya ayam. Unggas yang satu ini kerap mudahnya terjaring berbagai penyakit dikarenakan perubahan musim yang mengakibatkan kandang menjadi kotor. Sehingga bakteri dan virus semakin mudah berkembang biak hingga menjadi mematikan. Untuk bagi anda yang memelihara unggas, salah satunya yaitu ayam petelur maupun ayam aduan, kenali penyakit Mareks Disease pada ayam.

Penyakit ini adalah salah satu contoh penyakit kanker pada unggas, khususnya ayam petelur maupun ayam aduan. Penyakit limfoproliferatif yang paling umum pada unggas yang dapat menyebabkan infiltrasi mononuklear dari satu atau lebih sel yang terjangkit.

Penyakit ini dinamai Marek karena pertama kali para ahli patologi Hungaria Jozsef Marek, yang pada tahun 1907 pertama kali mengumumkan pengamatannya. Mengenai penyakit lumpuh yang menyerang empat ayam.

Marek’s Disease merupakan infeksi virus Herpes yang lebih sering menyerang ayam. Dan jarang menyerang pada kalkun yang berhubungan dengan ayam, terlihat di seluruh dunia. Dari tahun 1980-an dan 1990-an strain yang sangat virulen telah menjadi masalah di Amerika Utara dan Eropa.

Kenali Penyakit Mareks Disease Pada Ayam Petelur Maupun Ayam Aduan

Kenali Penyakit Mareks Disease Pada Ayam

Penyakit Marek memiliki sejumlah fase yang mempengaruhi berbagai bagian unggas, yang menampilkan gejala yang berbeda. Awalnya ketika seekor unggas terinfeksi, ia akan menampilkan beberapa kelumpuhan. Kemudian akan berkembang setelah beberapa minggu dan tumor internal berkembang. Area tubuh yang terserang penyakit Mareks yaitu:

  • Sistem Saraf – gejala termasuk kelumpuhan pada kaki, sayap dan leher, kehilangan berat badan, mata terlihat lesu dan gangguan penglihatan
  • Organ – tumor yang berwarna putih keabu-abuan muncul di ovarium, hati, limpa, jantung, ginjal, dan organ lainnya. Unggas yang terserang penyakit Mareks dapat menunjukkan tanda-tanda depresi, kelumpuhan, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, anemia, dehidrasi dan mengalami diare. Beberapa unggas mati tanpa tanda-tanda yang diperhatikan
  • Kulit – tumor muncul di folikel bulu dan kulit di sekitar folikel bulu dibesarkan dan kasar. Burung menjadi menular pada saat kulitnya telah terinfeksi

Mareks Disease seringkali menyebabkan kematian atau kehilangan produksi yang parah baik pada ayam petelur maupun ayam aduan.

Pada ayam daging, penyakit ini bisa berkembang dalam waktu 3-4 minggu. Secara berlapis, sebagian besar kematian terjadi di antara usia 12 hingga 24 minggu. Namun pada beberapa kasus, penyakit ini mungkin tidak muncul sampai di kemudian hari. Unggas yang terkena di kemudian hari lebih mungkin terkena leukosis limfoid, yang memiliki presentasi yang sangat mirip.

Baca Juga : Jenis Penyakit Paling Umum Pada Ayam

Bagi anda penggemar olahraga Sabung Ayam Online, anda bisa bermain di dalam situs kami di 12onlinegaming.

promo sabung ayam online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *