Penyebab Kanibalisme Pada Ternak Ayam

Dalam usaha ternak ayam terkadang kita di buat pusing karena adanya kelakuan ayam yang usil, yaitu ayam suka berkelahi atau saling mematuk yang lebih dikenal dengan nama Kanibalisme. Penyebab Kanibalisme pada ternak ayam bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Sifat kanibal pada ayam jika tidak segera ditangani akan mengakibatkan kerugian, karena ayam banyak yang cidera hingga kematian. Jadi sebagai peternak ayam, anda diharuskan untuk segera mengatasi atau meminimalisir adanya sifat kanibalisme pada ayam tersebut.

Untuk mengetahui faktor penyebab yang membuat ayam menjadi kanibalisme, mari kita simak berikut ini.

Baca Juga : Mengatasi Keracunan Pada Ayam Aduan

8 Faktor Penyebab Kanibalisme Pada Ternak Ayam

Penyebab Kanibalisme Pada Ternak Ayam

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu ayam menjadi kanibal. Pada umumnya ayam adalah pemakan segalanya (Omnivora) juga karena sifat alami serta kesalahan manajemen pemeliharaan, seperti berikut ini:

1. Faktor Genetik

Sifat kanibalisme bisa saja terjadi pada hampir semua jenis ayam, baik itu pada ayam kampung, ayam Bangkok, ataupun ayam ras (petelur/pedaging). Yang merupakan sifat alami, atau factor genetik alami dari ayam itu sendiri, seperti suka mematuk atau berkelahi.

2. Stress

Pemicu lainnya yang menjadikan ayam menjadi kanibalisme adalah ayam mengalami stress. Ayam yang stress bisa saja menyerang dan mematuk kawannya sendiri.

Sedangkan untuk penyebab ayam stress itu sendiri banyak sekali diantaranya adalah: perubahan cuaca yang ekstrim, suhu kandang yang terlalu panas, perubahan ransum secara tiba-tiba, dan banyak lagi lainnya.

3. Kurangnya Nutrisi Pada Pakan

Ayam yang kekurangan batu-batuan (grit), kekurangan mineral (NaCI dan Kalsium) serta kandungan nutrisi lainnya juga dapat memicu timbulnya sifat kanibalisme.

Sebagai contoh: pada ayam petelur, terkadang ayam suka mematuk telurnya sendiri guna untuk menambah kekurangan kalsium. Atau juga pada ayam boiler yang suka mematuk bulu, pial, atau jari-jari kaki ayam lainnya.

4. Kurangnya Ketersediaan Pakan

Kurangnya ketersediaan pakan, pemberian pakan tidak teratur, tempat pakan kekecilan, tempat pakan jumlahnya sedikit, dan tidak sesuai dengan jumlah ayam yang dipelihara.

Semua hal tersebut juga dapat menyebabkan sifat kanibalisme itu muncul karena ayam akan berebut untuk makan ataupun minum, yaitu dengan saling mematuk.

5. Perbedaan Umur Dan Besar Ayam

Perbedaan umur dan besarnya ayam juga harus anda perhatikan, agar sifat kanibalisme dapat diminimalisir. Karena kebanyakan ayam yang lebih besar atau dewasa akan menyerang ayam yang lebih kecil.

6. Akibat Parasit

Penyakit parasit juga dapat memicu terjadinya kanibalisme. Penyakit parasit luar yaitu seperti: kutu, caplak, tungau, dan pinjal, karena ayam akan mematuk-matuk tubuhnya yang terasa gatal, bahkan bisa sampai luka dan berdarah.

7. Warna Yang Mencolok

Warna yang terlalu mencolok juga dapat merangsang ayam untuk menyerang atau mematuknya. Warna yang disukai ayam adalah warna merah atau kuning, biasanya terdapat pada jengger ayam, jari-jari ayam, atau anggota tubuh lain.

8. Penerangan Berlebihan

Pemberian lampu penerangan tambahan yang berlebihan juga dapat menyebabkan ayam menjadi kanibalisme, terutama disaat malam hari. Yang seharusnya waktunya ayam beristirahat, namun karena kondisi kandang yang terang. Sehingga dapat membuat ayam tetap beraktifitas dan menyerang ayam lainnya.

Agen 12sabung ayam merupakan situs judi taruhan Sabung Ayam Online yang terpercaya. Dengan layanan streaming secara langsung, anda dapat menyaksikan pertandingan sekaligus bertaruh. Untuk melakukan pendaftaran, anda bisa mengunjungi situs kami di 12onlinegaming.

promo sabung ayam online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *